Google Panda Algoritma
Anda pasti pernah dengar dengan algoritma Google Panda, kalau anda adalah pelaku SEO yang selalu update berita terbaru tentang Google. Algoritma Google Panda telah merevolusi cara SEO, mendorong setiap individu atau pelaku bisnis yang mengandalkan trafik dari hasil pencarian Google, untuk mulai beralih menggunakan hasil pencarian berbayar Google adwords untuk mendapatkan lead generation.
Satu catatan penting, untuk belajar SEO tidak akan sama caranya dari waktu ke waktu. Dengan berubahnya algoritma Google, SEO akan terus berkembang. Cara terbaik hari ini belum tentu bisa digunakan di hari selajutnya, seperti cara sebelumnya yang menggunakan exact match domain, mungkin akan terkena pinalti Google di kemudian hari sebagai spammer.
Algoritma Google Panda melakukan update setiap 1 – 2 bulan sekali sejak tahun 2011. Berbagai pembaruan yang dilakukan Panda adalah sebagai berikut :
Panda 1.0 : Memfilter pencarian yang ditujukan kepada situs-situs yang memiliki poor quality content (Content Farming). Update ini terutama ditujukan kepada situs-situs U.S.- Panda 2.0 : Update ini mempengaruhi kueri internasional seperti : google.co.uk dan google .com.au juga English kueri di Negara situs non-English seperti google.cn, google.fr ketika pencarian menggunakan bahasa English.
- Panda 3.0 : Filter pencarian versi ini membuat situs-situs besar jadi lebih tinggi di SERP. Google jadi lebih sering memperbarui algoritma mereka. Istilah ini di sebut “Panda Flux”. Express writers merekomendasikan agar konten anda berada di posisi yang aman, dengan cara sebagai berikut :
Panda 4.0 : Update sekitar 20 may 2014, Mats Cutts pernah tweet, bahwa Google Panda 4.0 adalah generasi berikutnya Panda. Dan ini menunjukan siapa yang seharusnya jadi pemenang dan pecundang.
Google Penguin Algoritma
Setelah Google Panda telah memporak – porandakan hasil pencarian untuk memberikan pengguna informasi yang lebih relevan, merubah cara lama SEO untuk memberikan konten yang lebih berkualitas dan memberi wawasan kepada pengguna, Google Panda juga memberi pinalti situs – situs yang memiliki poor quality content. Kini ada lagi algoritma Google yang akan menghukum situs – situs dari hasil pencarian karena over optimizing, Ia adalah Google Penguin!!
Google Penguin algoritma, pertama kali launching april 2012. Google Penguin melakukan pembersihan situs – situs yang dianggap spamming dari hasil pencarian. Khususnya kepada situs – situs yang telah melakukan link buying, membangun link melalui jaringan link yang mereka bangun sendiri secara berlebihan untuk memanipulasi hasil pencarian agar bisa mendapatkan peringkat yang tinggi di SERP.
Google Penguin lebih berfokus pada incoming link, mungkin ada sebagian cara lama link building masih bisa digunakan, tapi banyak juga yang gak pelu digunakan lagi. Ada 4 faktor yang bisa menyebabkan situs – situs terkena pinalti dari Google Penguin menurut Rival IQ.
4 faktor tersebut seperti gambar berikut ini :
1. Link Skema :
Keberadaan link memanglah penting, tapi situs yang memiliki kualitas tinggi adalah cara terbaik untuk meningkatkan peringkat di hasil pencarian.
Skema link adalah cara menghasilkan link yang bertujuan untuk membujuk atau memanipulasi mesin pencari untuk dapatkan peringkat situs di hasil pencarian. Jadi kalau anda melakukan link building dari situs lain, mungkin anda bisa terjebak dalam skema link yang beresiko pinalti Google Penguin.
Cara terbaik dapatkan link relevan yang berkualitas dari situs lain adalah, buat informasi situs anda unik dari yang lain, konten yang relevan dan unik secara alami bisa dapatkan popularitas di kalangan internet.
Jadi, hindari link skema dalam bentuk apapun, karena resikonya yang gak sepadan dengan yang di dapat.
2. Keyword Stuffing :
Matt Cutts sudah memperingatkan bahwa, isi konten halaman anda dengan keyword yang relevan. Google Penguin tidak peduli seberapa dalam konten yang Masbro bahas, mudahnya navigasi situs Masbro. Penguin akan menemukan dan memberi pinalty untuk situs – situs yang melakukan keyword stuffing (Penggunaan keyword yang berlebihan).
Saat anda menulis konten, gunakanlah keyword yang sewajarnya. Jangan coba untuk memanipulasi peringkat pencarian. Kalau Masbro merasa keyword tertentu terasa tidak wajar dibaca, sebaiknya jangan sisipkan keyword Anda.
3. Over Optimizing :
Seperti yang dikatakan KISSmetrics “Too much of a good thing is a bad thing. This is true in life, and in SEO. SEO is awesome, but too much SEO can cause over-optimization.” Jika anda melakukan optimasi anchor teks yang berlebihan, hanya akan membuat situs anda terkena pinalti Google Penguin. Pendekatan terbaik adalah dengan cara memasarkan situs anda melalui sosial media, dan bangun link secara natural untuk situs Masbro. Memiliki internal link didalam situs memang baik, tapi menggunakan keyword-rich sebagai Anchor teks tidaklah baik.
Ini adalah gambar contoh anchor teks yang bisa menyebabkan over optimizing by KISSmetrics.
Perlu digaris bawahi anchor teks menggunakan keyword exact yang secara langsung mengarah ke exact match url halaman, itu akan bagus untuk SEO. Tapi ketika itu sudah terlalu banyak, anda akan masuk ke wilayah over optimization yang kemungkinan terkena pinalti Google Penguin.
4. Unnatural Link :
Berdasarkan cognotiveSEO.com, situs CardStore.com memiliki anchor text komersil yang sangat rendah, dibandingkan dengan situs lainnya. Menurutnya ini mengindikasikan kalau situs tersebut melakukan strategi SEO yang baik atau sebenarnya tidak melakukan apa-apa untuk strategi SEOnya.
Melihat gambar dibawah ini terlihat situs CardStore memiliki link profile dengan angka tertinggi yang merefrensikan url domain.
Mereka menyadari CardStore tidak mengunakan strategi link building yang baik, ini mengacu pada artikel directory dan web directori link bulding.
Jadi melihat case studi diatas, situs CardStore memiliki anchor teks komersil yang paling rendah dari yang lainnya. Tapi melihat gambar ke 2, situs tersebut memiliki backlink yang lebih tinggi dari yang lainnya dan juga paling tinggi angka yang merefrensikan url domainnya. Ini terlihat situs cardstore sebenarnya memiliki backlink yang tinggi, tapi kenapa angka anchor teks komersilnya rendah? Karena backlink tertinggi didapat dari referring domain. Dicurigai referring domain itu berasal dari link profile web directory dan article directory.
Menggunakan link profile pada situs-situs artikel directori dan web directori masih berlaku di masa lalu, tapi sejak Google Penguin datang banyak situs-situs besar yang kehilangan keuntungan besar dari kerja keras mereka. Strategi link building yang tidak natural hanya akan membuat bisnis online anda hancur secara perlahan. Cerita moralnya adalah : Backlink anda harus alami.
Google Hummingbird Algoritma
September 2013, Google melaunching algoritma terbarunya yang bernama “Hummingbird”. Algoritma ini didesign untuk berfokus pada “meaning / makna” di balik keyword. Hummingbird memastikan seluruh kueri yang masuk berupa kalimat atau percakapan, semuanya diperhitungkan. Hummingbird ini cukup menantang untuk pelaku SEO, karena harus membuat konten untuk pencarian yang begitu kompleks yang pastinya tidak mudah . Google tidak banyak membahas teknis mengenai algoritma ini, tapi mereka bilang “Hummingbird berkonsentrasi pada penyediaan konten yang berkualitas untuk pengguna“.
Algoritma hummingbird ini menggunakan lebih dari 200 ranking faktor google search untuk menentukan relevansi dan kualitas skor situs tertentu. Hummingbird berfungsi sebagai tembok pemisah antara SEO lama dengan SEO yang baru.
SEO yang sekarang memerlukan pemahaman yang lebih tajam dari audiens Anda. Sekarang sudah tidak lagi dimulai dan diakhiri dengan keyword, melainkan dimulai dengan pengguna dan pemahaman tentang apa yang diinginkan pengguna.
Elemen kunci Hummingird bukan cuma update algoritma seperti Panda atau penguin, tapi merupakan perubahan total yang ditujukan untuk memberikan hasil pencarian yang lebih relevan kepada pengguna. Anda harus sadar kalau elemen kunci algoritma ini adalah anda harus memahami audiens.
Sebagai catatan penting, Hummmingbird berfokus pada penggunaan longtail keyword frase, dari pada menggunakan exact keyword. 91% search traffic quicksprout.com berasal dari longtail keyword.
Google Pigeon Algoritma
Google lagi-lagi launching algoritma terbarunya sekitar tanggal 24 July, 2014 yang diberi nama Google Pigeon Algoritma. Algoritma baru ini fokusnya adalah memberikan hasil pencarian lokal yang lebih berguna, relevan dan juga akurat. Pencarian lokal memang penting, dan akan selalu penting kayaknya anda. Algoritma lokal milik google, menarik pencarian lokal ke tingkatan yang lebih baru yaitu “spesifik dan akurat”.
Lalu apa yang mempengaruhi hasil pencarian algoritma Google Pigeon? Algoritma ini mempengaruhi hasil pencarian pada Google map dan Google web search, Pigeon menghubungkan hasil pencarian web dengan pencarian peta dengan cara menggabungkan keduanya.Pigeon juga memperkenalkan hasil pencarian dari situs directori lokal, seperti : yelp, Urbanspoon, OpenTable, TripAdvisor, Zagat, Kayak, dll. Yang memungkinkan mereka memiliki kemungkinan muncul di hasil pencarian setelah relase Pigeon. Ini artinya algoritma Pigeon menempatkan bobot yang lebih besar kepada situs review direktori lokal.
Algoritma ini juga memungkinkan memberikan hasil pencarian berdasarkan jarak dan lokasi sebagai parameter peringkat, dan juga Pigeon akan memberikan hasil yang lebih akurat untuk kueri – kueri yang menggunakan bahasa konvensional untuk lingkungan lokal dan istilah sehari-hari dilingkungan yang sama.
3. Fighting Spam
Setelah Google melayani pengguna untuk hasil pencarian yang relevan dengan berbagai algoritmanya, disaat yang sama mereka terus berjuang memerangi spam yang tidak memberikan nilai tambah untuk penggunanya di hasil pencarian. Sudah jutaan banyaknya situs yang di anggap spam oleh Google, dengan menggunakan kombinasi algoritmanya dan ditambah dengan review manual, Google berjuang memerangi spam.
Apa tujuan situs-situs spam dibuat? Mereka dibuat untuk memanipulasi hasil pencarian dengan harapan bisa mendapatkan peringkat yang lebih tinggi di hasil pencarian dengan teknik yang tidak memenuhi standard google webmaster guideline. Teknik spam yang biasa digunakan biasanya situs tersebut memiliki halaman yang menggunakan kata kunci berulang-ulang atau (keyword stuffing), Link Buying, dan menggunakan hidden teks di dalam halaman situs.
Menggunakan teknik-teknik yang tidak mematuhi standard Google Webmaster guideline, bisa memberikan dampak buruk untuk hasil pencarian. Apabila situs spam ini tidak cepat ditangani oleh Google, maka situs-situs berkualitas dan relevan akan tertimbun sehingga dapat mengurangi user experience pengguna, serta membuat situs yang benar jadi sulit ditemukan.
Ada beberapa jenis spam yang dianggap Google perlu untuk di hadapi, ada situs-situs yang tujuannya hanya untuk spamming atau disebutnya “spam murni”. Situs jenis spam murni tentu saja menggunakan teknik spam paling agresif, dan akan cepat ditindak oleh Google agar tidak muncul di hasil pencarian. Situs spammer juga ada yang menggunakan teknik spam yang halus, apabila situs ini lolos dari algoritma Google, maka akan ditindak lanjuti dengan cara review manual.
Dengan algoritma Panda dan Penguin, Google tidak banyak mengeluarkan upaya yang berat untuk memberikan hasil pencarian berkualitas secara internasional. Dengan Algoritma ini, hasil pencarian bisa tetap relevan dengan berbagai bahasa di dunia. Kadang Algoritma Google diluncurkan hanya untuk hasil pencarian yang berbahasa inggris saja, tapi saat ini Google telah berupaya untuk digunakan secara global.
Sekitar lebih dari 40 bahasa yang berbeda, Google bertempur melawan spammer di berbagai belahan dunia.
Apa Manfaat SEO dengan memahami cara kerja Google dan perubahan algoritma?
Dengan seringnya Google melakukan perubahan Algoritma, dan memberikan efek yang cukup signifikan pada hasil pencarian. Algoritma ini juga memiliki efek positif untuk pelaku SEO, beberapa manfaat positifnya adalah :
Menulis Artikel dengan Fresh Content
Saat menulis artikel situs menggunakan konten yang fresh, Google akan memberikan skor pada situs anda. Tapi dengan seiringnya waktu, fresh konten tersebut akan hilang nilai freshnya, sehingga situs anda perlu untuk diperbarui kontennya dengan yang lebih fresh.
Bagikan
Google Panda Algoritma | Google Penguin Algoritma |Google Hummingbird Algoritma | Google Pigeon Algoritma
4/
5
Oleh
unknown












